"Aku hanya tersenyum, itu caraku menghiasi luka. Aku hanya tertaw, itu caraku untuk bersembunyi. Kamu datang saat hati ini hampa, dan kamu pergi saat hati ini penuh olehmu."
"Tak pernah ada kata menyesal untuk mencintaimu. Namun, yang paling aku sesalkan adalah hubungan kita yang tak bisa dilanjutkan. Maaf ku pilih putus dan aku tak akan pernah melupakanmu karena kamu pernah menjadi orang yang mengisi hari-hari indahku."
“I don’t know why they call it heartbreak. It feels like every other part of my body is broken too.” (Aku tak mengerti mengapa mereka menyebutnya patah hati. Rasanya seperti setiap bagian dari ragaku patah semua)
“I don’t know what to do now that were apart; I don’t know how to live without the other half of my heart.” (Saya tidak tau harus bagaimana setelah kita berpisah. saya tidak tau bagaimana menjalani hidup tanpa separuh hatiku)
I can live without you, eventhough i will miss you. I never be other like what you want. So I need to go from you although I will fell lonely." (Aku dapat hidup tanpamu, meskipun aku akan merindukanmu. Aku takkan pernah menjadi orang lain seperti yang kau inginkan. Jadi Aku harus pergi darimu meskipun aku akan merasa kesepian)
"Some of us think holding on makes us strong, but sometimes it is letting go." (Sebagian orang berfikir bahwa bergandengan akan membuat kita kuat, tapi terkadang kita harus melepaskannya)
"We don’t know what will happen in the future. It may be a short separation." (Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Ini mungkin perpisahan yang singkat)
“Such as the black hole, when you get too close with the past, you’ll vanish. And you’re the past.” (seperti halnya lubang hitam, kalau kamu terlalu dekat dengan masa lalu, kamu akan lenyap. Dan kamu lah masa lalu itu)
“When you are in love and you get hurt, it’s like a cut…it will heal, but there will always be a scar.” (Saat kau mencintai dan kemudian patah hati, rasanya seperti terluka. Memang luka itu akan sembuh, tetapi ia akan meninggalkan bekasnya)
“Heavy hearts, like heavy clouds in the sky, are best relieved by the letting of a little water.” (Hati yang berat seperti awan mendung gelap di langit Paling bisa diringankan dengan membiarkan sejumlah air tercurah)
"I searhced slowly, I could faced all this alone, It’s sore, but I sure that I could without you." (Kutelusuri perlahan, kuhadapi semua ini sendirian, memang perih, tapi aku yakin mampu tanpamu)
"Sing sering nikung pacare wong kudune kena hukum berat. Kena pasal penghilangan jodoh secara paksa." (Yang sering menikung pacarnya orang, harusnya terkena hukuman berat. Terkena pasal menghilangkan jodoh karena terpaksa)
"Nyenengke banget ya mbayangke nek poso awalan ngabuburit karo buko bareng kowe, opo meneh nek kuwi nyoto." (Menyenangkan sekali bisa membayangkan kalau puasa pertama bisa ngabuburit denganmu, apalagi kalau semua itu jadi nyata)
"Yen sayang karo kowe kui salah, Aku ikhlas dadi wong sing salah sak teruse." (Kalau menyayangi itu salah, aku ikhlas menjadi orang yang salah selamanya)
"Cinta dudu perkara sepiro kerepe kowe ngucapke, tapi sepiro akehe seng mbok buktike. Ngono!!!." (Cinta bukan masalah seberapa banyak kamu mengucapkan, tapi sebarapa banyak pembuktianmu)
"Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen." (Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tapi mengikhlaskan dan berusaha untuk mendapatkan yang lebih baik lagi daripada yang dulu-dulu)
"Tresno ki kadang koyo criping telo, iso ajur nek kowe ora ngati-ati le nggowo." (Cinta itu terkadang seperti keripik tela, bisa hancur kalau kamu tidak hati-hati membawanya)
"Kenopo kowe isih bertahan karo wong sing wis nglarani kowe? Opo kuwi sing jenenge sayang?" (Mengapa kamu masih bertahan pada orang yang telah menyakitimu? Apakah itu yang dinamakan sayang?)